MEMANG INDONESIA BISA!!??

Posted: 2 September, 2008 in BERITA


Kebangkitan Nasional

Memang “Indonesia Bisa!” Tetapi kapan? Kapan kita akan memberantas kebudayaan korupsi, yang bukan kebudayaan bangsa, dan mulai bekerjasama untuk membantu rakyat dan negara kita, daripada mencari kesempatan untuk mengeksploitasi rakyat dan ‘memperkosa’ negara kita? Kapan kita akan memberantas korupsi yang menjajah dan membunuh masa depan negara kita maupun masa depan anak-anak kita? Kalau mulai sekarang semoga tahun depan kita betul dapat merayakan Hari Kebangkitan Nasional dengan penuh harapan dan semangat tinggi. Maju Indonesia – Maju!

Pendidikan Berbasis-Guru yang Mampu dan Sejahtera, di Sekolah yang Bermutu, dengan Kurikulum yang Sesuai dengan Kebutuhan Siswa-Siswi dan “Well Balanced” (seimbang, dengan banyak macam keterampilan termasuk teknologi), yang Diimplementasikan secara PAKEM adalah solusi utama untuk menyiapkan anak-anak kita untuk menghadapi tantangan-tantangan masa depan.”
(Ref: E-Pendidikan.Com)

Walapun keadaan di lapangan tidak sesuai dengan yang diharap (di atas) baru pada bulan ini (Agustus 2008) Pemerintah Indonesia sudah menjanji menyediakan anggaran untuk pendidikan tahun 2009 yang kalau digunakan secara efisien tanpa korupsi mempunyai kemampuan untuk mengatasi kebanyakan isu-isu di atas.

Salah satu isu yang dapat mengancam kesempatan untuk meningkatkan mutu pendidikan di tingkat sekolah adalah prioritas DepDikNas terhadap e-learning dan peran Internet di tingkat sekolah. Kelihatannya banyak pihak di DepDikNas masih percaya bahwa Internet adalah solusi untuk masalah-masalah pendidikan di Indonesia.

Padahal, retorika mengenai hebatnya Internet sebagai solusi pendidikan sudah mulai muncul di negara-negara maju sejak awal 1990an dan di negara-negara maju di mana kebanyakan sekolah sudah memiliki infrastruktur untuk e-Learning Online hanya sebagian kecil siswa-siswi di tingkat sekolah menggunakan teknologinya sebagai alternatif untuk sekolah konvensional. Mengapa? Bagaimana mutu pendidikannya?

Those who place their faith in technology to solve the problems of education should look more deeply into the needs of children. The renewal of education requires personal attention to students from good teachers and active parents, strongly supported by their communities. It requires commitment to developmentally appropriate education and attention to the full range of children’s real low-tech needs – physical, emotional, and social, as well as cognitive.” Ref: Fool’s Gold

Internet adalah alat bantu dan sumber informasi (yang sangat terbatas tanpa bahasa Inggris). Kebanyakan siswa-siswi di luar negeri (seperti di sini) hanya menggunakan Internet untuk mencari informasi umum, e-mail, chatting, dan hiburan.

Ada kemungkinan besar bahwa siswa-siswi juga akan mengakses situs-situs kekerasan, situs-situs yang berbasis kebencian, atau pornografi. Masalah utama adalah mereka dapat membuang waktu yang lebih baik digunakan untuk mengulangkan pembelajaran atau tugas PR dari sekolah.

Semua sekolah di Indonesia memang perlu paling sedikit satu (1) laboratorium komputer untuk mengajar TI (TIK) karena TI sudah masuk ke dalam semua bidang kejuruan maupun profesional.

Jangan sampai Indonesia lebih ketinggalan lagi karena sibuk dengan janji-janji yang belum terbukti (E-Learning oleh Internet) Ingat Buku Sekolah Online (BSE). Pendidikan yang bermutu, seperti di luar negeri, dicapaikan oleh sekolah dan pendidik yang bermutu, bukan oleh teknologi. (Sumber: http://www.pendidikan.net)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s